Harga Borong Bangunan per Meter Persegi

Jika membahas tentang besar kecilnya harga borong bangunan per meter persegi, pastinya tergantung dari penyedia jasa itu sendiri. Karena, pada dasarnya tarif yang diberikan berbeda-beda. Namun, tetap dalam skala standar. Selain itu, harga yang diberikan juga biasanya akan disesuaikan dengan pekerjaan di lapangan. Seperti namanya, harga yang akan diberikan, berdasarkan biaya satuan per meter persegi.   

Yang perlu diperhatikan dalam menghitung harga borong bangunan

Dalam menghitung sistem borongan yang ada saat ini, biasanya akan terbagi menjadi 2 sistem. Yaitu, yang pertama hanya upah borongan, dan yang kedua upah plus material / bahan bangunan yang akan digunakan. Keduanya sama-sama menggunakan sistem per meter persegi dalam menghitung standar upah yang akan diberikan. Standar upah ini akan ditentukan pada masing-masing daerah. Ulasan kali ini akan membahas standar upah di kawasan perkotaan. 

Sedangkan yang dimaksud dengan upah borongan plus material disini adalah, material yang akan digunakan untuk membangun rumah. Jadi ketika Anda membayar pemborong tersebut, sudah termasuk material.  Anda tidak perlu bingung lagi membeli aneka macam materi bahan bangunan yang akan digunakan.  

Harga borong bangunan per meter persegi 

Untuk harga borong bangunan per meter persegi sendiri, umumnya akan dibagi berdasarkan jenis bangunan yang akan dibangun. Terutama untuk rumah, pastinya akan terbagi menjadi beberapa desain, antara lain :

  • Rumah dengan kualitas standar 

Umumnya, harga upah borongan per meternya adalah sekitar 800 ribuan rupiah per meternya. Sedangkan, untuk upah plus material (bahan bangunan). 

Umumnya, layanan seperti ini hanya termasuk adanya batu pondasi dari batu kali, batu bata untuk dinding  finish dengan aci. Ada juga tambahan lantai keramik dengan kualitas biasa, plafon dengan bahan gypsum dan rangka kayu / hollow, atap genteng dengan konstruksi baja ringan atau juga kayu. 

  • Rumah dengan kualitas menengah 

Upah borongannya rata-rata sekitar 1 jutaan rupiah per meter persegi.Sedangkan, untuk upah borongan plus material bahan yang akan digunakan, jadi sekitar 3,5 jutaan rupiah per meter persegi. 

Untuk rata-rata spesifikasi, tidak jauh berbeda dengan rumah tipe standar. Yang membedakan hanyalah kualitas bahan yang dipilih. 

Menghitung harga borong bangunan per meter persegi 

Adapun contoh untuk menghitung biaya bangun rumah per meter persegi. Misalnya, untuk rumah dengan kualitas menengah. Misalnya, menggunakan ukuran 6 m x 12 m. Artinya luas bangunannya sekitar 6 x 12 = 72 meter persegi. Jika Anda akan menggunakan sistem upah borongan plus material dengan kualitas menengah, maka 75 m2 x 3,5 jutaan rupiah, jadi sekitar 252 jutaan rupiah. 

 Sedikit tips untuk Anda yang ingin membangun rumah. Sebaiknya, gunakan penyedia jasa bangun rumah yang terpercaya, dan konsultasikan tentang desain dan harga borong bangunan per meter persegi yang mereka miliki. Dengan demikian, Anda tidak perlu meragukan kualitas, dan harga yang diberikan. Pastinya harganya standar dengan kualitas yang bagus. 

Informasi Lebih lanjut? Silahkan Chat